14 August 2008

EF tiada kata telat tuk belajar

Selasa, 5 Agustus 2008
Menjelang pukul 19.00 persiapan berangkat. Sebelumnya sedikit mempelajari buku yang telah di berikan waktu daftar ulang malam kemarin. Ya… malam ini mulai pertama khursus bahasa inggris di EF (English Frest). Pertama masuk rasa agak canggung, akhirnya dengan pengarahan dari pak jukir ku parkir sepedaku di depan halaman EF pintu depan. Mungkin karena tempat parkir sangat penuh jadi sementara disuruh meletakkannya di sana, pak jukir juga berpesan agar tidak mengunci ster ‘n helm harus dikunci.
Masuk langsung menuju tempat resepsionis ‘n menanyakan tempat khursus. Setelah mendapatkan infomasi tempatnya di ruang Pert maka langsung aja masuk dan mencari dengan membaca tulisan di setiap ruang yang tampak cerah meriah penuh warna meskipun ruangannya cukup kecil, kira-kira hanya muat 10=15 orang.

Disitu telah banyak menunggu peserta khursus lainnya yang usianya kebanyakan lebih muda dari usiaku. Waktu tepat pukul 19.40 tampak seorang dengan baju rapi menuju ruang Pert wajahnya tampak tak canggung sedikitpun. Ya… seperti bayanganku itu adalah Teacher yang mengajar di Pert.
Kursuspun dimulai dengan ‘good night’ tanpa ucapan salam yang biasa diucapkan pada setiap acara yang saya ikuti. Ya… mungkin karena pesertanya heterogen dari segi agama. Ia mengenalkan diri namanya Fadli, ia tidak melarang menggunakan Mr. mungkin agar lebih akrab. Peserta khursus di ruang Pert hari itu hanya 5 orang saja 3 perempuan dan 2 laki-laki termasuk aku. Pertama khursus Fadli menerangkan tata-tertib kursus :
75 % kehadiran
>6 x tidak hadir tidak boleh mengikituti tes (mendapatkan sertifikat)
Hp di larang aktif ketika sedang kursus
Cara pembelajaran yang diterapkan oleh Fadli sangat happy dan menggugah seluruh peserta untuk terlibat secara aktif dalam setiap materi yang diterangkan olehnya. ada permainan yang dinamakan Head ‘n Tail (kepala ‘n ekor) dan kata berkait. Meskipun metode itu telah aku terapkan dalam pembelajaran ke anak-anak di sekolahan tapi cara Fadli menyampaikan berbeda. Saya jadi teringat dengan dosen b.inggris waktu kuliah D2 PGMI di UIN yaitu b.ririet dan b.indah yang begitu energik dan menyenangkan mengajarkan b.inggris. Materi hari itu berakhir setelah memainkan Head ‘n nail. Saya mati di nomor 2 terakhir. Pemenangkanya adalah ……
Berakhirlah pertemuan pertama kursus di EF hari itu.
Kamis, 7 Agustus 2008
Ini hari ke2 kursus, hari ini pesertanya lebih banyak dari hari pertama yaitu 9 orang. Tepatnya 4 laki-laki dan 5 perempuan. Materi yang disampaikan tentang Job. Metode yang menurutku paling mengesanka adalah melengkapi teka-teki silang yang masih rumpang. Cara mainnya berpasangan. Yang teka-tekinya sama tapi yang rumpang tidak sama. Kalau ingin mengisi harus bertanya kepada pasangannya dengan bahasa inggris, kalau tidak bisa peserta boleh mengeja ‘spell’. Hari itu cukup menyenangkan meskipun ruangan terasa sangat dingin di kulitku. Meskipun begitu pembelajaran terasa sangat singkat. Dan berakhirlah waktu kedua kursus ini.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih...semoga Anda bahagia..

Kesalahan Mendasar dalam Keluarga

Artikel ini saya peroleh pertama kali dari group WA Kes - Nas Malang 2 dari anggota bernama dr wachidah. Artikel yang sangat bagus untuk ki...