AKUPUN BISA BUAT KENTONGAN

Bojonegoro,

Ramadhan lalu waktu ku berada di dalam rumah Bojonegoro, ada beberapa anak yang meminta kayu bambu. Ketika ditanya untuk apa? Mereka menjawab “Untuk membuat kentongan buat patrol nanti malam”. Memang hari itu hari sya’ban terakhir. Jadi malam nanti sudah shalat tarawih. Kebiasaan di daerah membangunkan orang untuk makan sahur itu sudah menjadi tradisi bertahun-tahun.

Maka mereka diizinkan oleh ibu untuk memilih sendiri bambu yang ada di samping rumah. Usia mereka kira-kira 10-11 tahun. “Mbak nyambut graji kalih bendo” ucap mereka. “Yo.. pundut dewe ya… no pinggir lawang” jawab ibu. Aku pun melihat tertarik melihat mereka… Eh… ternyata mereka lihai betul membuat kentongan itu… dengan saling membantu mereka membuat 4 buah kentongan. Sementara yang tidak membuat bagian ‘icik-icik’ dan penabuh drum (dari gallon air).

Pelajaran dari sini, disitu ada kemauan pasti ada jalan. Tidak pandang usia karena mereka yakin dan dengan semangat yang luarrbiasa, akhirnya jadilah grup patrol mereka. Selamat berpatrol….

PONDOK RAMADHAN CERIA MIKH

Malang,

Asyiknya pondok Ramadhan di MI Khadijah. Setiap siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, untuk kelas besar (4,5,6) dilaksanakan 3 hari, begitu pula dengan kelas kecil (1,2,3) dilaksanakan 3 hari. Setiap siswa diberi buku saku yang fun banget. Semakin asyik dengan pemutaran film kartun islami. Ada juga out bond di halaman sekolah yang happy abis.

Ada hadiahnya juga bagi kelompok yang dapat poin terbanyak untuk out bond. Trus ada juga lomba Patrol. Wah… asyik…. Tahun depan pasti lebih seru lagi...

Panjat Pinang VS Panjat Debog

Malang, Agustus 2008

Kalau dulu sering aku melihat panjat pinang di halaman Sekolah Dasar dengan beraneka ragam hadiah yang dipasang di ujung atas pinang seperti Tape compo, radio, makanan, kipas angin, sepeda, dll. Pinang yang telah ditegakkan dilumuri dengan oli agar licin saat dipanjat peserta. Pesertanya mayoritas dari kalangan dewasa.

Namun dalam HUT RI ke 63 ini yang aku jumpai bukannya panjat pinang tapi panjat debog (pohon pisang). Pohon pisang bukan ditancapkan melainkan digantung terbalik. Hadiahnya bukan berupa barang tapi amplop yang berisi beragam jumlah uang. Kalau panjat pinang menggunakan oli sebagai pelicin, tidak dengan panjat debog yang menggunakan air sabun colek. Pesertanya pun cukup 2 orang per kelompok, bukan orang dewasa namun anak-anak kecil.Seru juga ya… bagi yang telah bosan dengan panjat pinang, ini pilihan bagus merasakan sensasi panjat debog.. he.he.

BUKA BERSAMA FKMBM

FKMBM (Forum Komunikasi Mahasiswa Bojonegoro se-Malang) telah 2 kali ganti nahkoda. Nah.. nahkoda yang ke 3 ini dengan kru-nya mengadakan ‘BUBAR’ Buka Puasa Bareng yang bertempat di Teras Sasana Krida (UM).
Alhamdulillah meskipun acaranya agak berantakan, kebersamaan itu makin terasa erat diantara teman-teman. Smoga wadah yang dirintis oleh kita semua ini terus terjaga dari generasi ke genarasi berikutnya. Bravo FKMBM.

Ro'is Penentuan Jawa Timur

Pilihlah pemimpin yang mampu, yang telah anda kenal kelayakannya. Siapapun yang terpilih moga dapat mengayomi masyarakat jawa timur menuju kehidupan yang agamis, sejahtera, dan bahagia.

Bupati Kang Yoto dolan ke rumah

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Halal Bihalal menjadi tradisi di negara kita ini. begitu juga di desa tempat lahir saya. Sering juga di setiap desa ada yang namanya tasyakuran bumi (sedekah bumi) sebagai rasa ucapan syukur kepada sang Khaliq.
Dulu Sedekah bumi disamakan dengan 'nyadran' kegitannya lebih condong pada kesyirikan yang membawa sesaji ke sebuah pohon besar atau tempat keramat tertentu, namun dalam perkembangannya sedekah bumi oleh para ulama' jawa dirubah menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih rasional, agamis, dan bermanfaat untuk masyarakat setempat.
Di desa Gedongarum sudah 3 kali ini bentuk sedekah bumi dinyatakan dengan kegiatan khataman al-Qur'an di pemakaman kemudian malam setelahnya diselenggarakan pengajian umum. Nah... tahun ini selain pak yai..., diundang juga bupati Bojonegoro, alhamdulillah Pak Yoto mau menghadiri undangan desa. Pak Yoto dulu alumni at-tanwir, dosen unmuh malang, da'i, rektor universitas muhammmadiyah lamongan, pimpinan pusat PAN. Beliau disambut di rumah dengan jaminan sekadarnya.
Selamat ya.. pak.. engkau bisa menjadi pemimpin yang merakyat di daerah kelahiranku. semoga engkau dapat mengemban amanat ini dengan baik. Amin.

Keponakan Baru 28 Ramadhan 1429 H.

Alhamdulillah 28 Ramadhan kemarin telah lahir dengan selamat keponakan baru seorang putri dari Mas Ghofar. Selamat ya mas... moga menjadi putri sholehah berbakti pada orang tua, agama, nusa bangsa. Amin....