Pesta Siaga Pramuka MIN 1 Kota Malang

Kota Malang (MIN 1) - Siaga adalah sebutan bagi anggota Pramuka yang berumur 7-10 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan masa perjuangan Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia meyiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan berdirinya Boedi Oetome pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia. Kegiatan Pramuka Siaga banyak ragamnya dan banyak mengandung nilai pendidikan. Salah satu kegiatan yang diadakan dalam tingkatan pramuka siaga ini adalah pesta siaga.

MIN 1 Kota Malang Terapkan (UMBK) Ujian Madrasah Berbasis Komputer


Kota Malang – (MIN 1) Ada pemandangan yang berbeda di kelas 6 saat Penilaian Tengah Semester beberapa pekan lalu. Semua siswa terlihat membawa perangkat lunak berupa laptop, tablet, atau telepon selular. Pemandangan itu terjadi dikarenakan mulai tahun pelajaran 2018/2019 secara bertahap madrasah menerapkan penilaian berbasis komputer, saat ini dimulai kelas 6.

Kepala MIN 1 Kota Malang, Drs. Suyanto menyampaikan, MIN 1 akan menerapkan secara bertahap ujian berbasis komputer. Pada tahun pelajaran ini dimulai dari kelas 6, selanjutnya direncanakan juga untuk kelas lima dan empat.

MIN 1 Kota Malang Sambut Tamu Studi Banding dari SD Laboratorium UM

Kota Malang (MIN 1) – Sabtu (03/11/2018) MIN 1 Kota Malang menyambut tamu kunjungan studi banding dari guru karyawan SD Laboratorium Universitas Negeri Malang. Pukul 08.00 sejumlah 32 guru SD Lab disambut hangat oleh Koordinator bidang kehumasan Zaidi, S.Pd., M.Pd di aula MIN 1.

Dalam sambutannya, Siti Nafiah, S.Pd., kepala SD Lab UM menyampaikan maksud kunjungan yaitu silaturrahim sekaligus ingin mengetahui inovasi-i

novasi pendidikan yang ada di MIN 1. Acara dilanjutkan dengan penyampaikan profil MIN 1 oleh Drs. Suyanto, M.Pd. dilanjutkan dengan penyampaikan terobosan-terobosan yang ada di MIN 1.

“Silahkan ATM (Amati, Tiru, dan Motivasi) inovasi dan program yang ada di sini. Mari kita bangun Indonesia dengan mendidikan anak-anak bangsa.” Ujar kepala MIN 1.

Usai penjelasan profil MIN oleh kepala madrasah, acara dilanjutkan dengan tanya jawab. Ada beberapa guru yang bertanya, banyak pertanyaan tentang manajemen dalam membentuk prestasi siswa, dan dukungan komite madrasah.

Penjelasan dari pertanyaan yang diajukan dijawab langsung oleh Drs. Suyanto, M.Pd.. Acara diakhiri dengan kunjungan melihat secara langsung lingkungan MIN 1 dengan didampingi oleh beberapa petugas. (DwiCy)

Siswa MIN 1 Kota Malang Juara 3 Lomba Menulis Cerpen Nasional

Kota Malang (MIN 1) – Prestasi tingkat nasional yang ditorehkan siswa MIN 1 kali ini di bidang literasi. Tepatnya dalam ajang Festival dan Lomba Literasi Nasional Siswa Sekolah Dasar Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud M. Zaidan Al-Ghozi Fillah (kelas 4b) berhasil menjadi juara 3.

Pembimbing Zaidan, Mujani, M.Pd. menya mpaikan, proses seleksi dilaksanakan independen oleh peserta dengan mengirimkan naskah secara online pada bulan Juni. Ada 2650 naskah dari seluruh Indonesia yang masuk ke panitia, kemudian dipilih 160 peserta terbaik diundang ke Jakarta mengikuti babak selanjutnya. Dari MIN 1 Kota Malang terpilih 2 siswa, selain Zaidan berangkat pula Ananda Recha (6A).

Terdapat lima jenis lomba yang diselenggarakan pada tanggal 28-30 Oktober itu,



yaitu menulis cerpen, membaca puisi, mencipta pantun, mencipta syair serta mendongeng. Zaidan dan Recha dari MIN 1 mengikuti cabang lomba yang sama, yaitu menulis cerpen.

Lebih lanjut Mujani, M.Pd. menyampaikan, tantangan yang dihadapi peserta yaitu tema cerpen ditentukan pada saat lomba. Sehingga peserta memang benar-benar diuji kemampuan menulis, daya imajinasi, dan perbendaharaan kata yang dimilikinya. Tema yang disampaikan panitia saat itu adalah “Permainan Tradisional” atau “Makanan Tradisional”.

“Prestasi ini sangat membanggakan karena MIN 1 merupakan satu satunya peserta dari madrasah, yang lain dari Sekolah Dasar.” Ujarnya saat diwawancarai, Kamis (01/10/2018).

Harapannya ke depan madrasah lebih inten membaca peluang berbagai ajang lomba yang ada. Dengan menangkap peluang tersebut diharapkan potensi siswa yang begitu banyak dapat diapresiasikan pada ajang tersebut.

Sementara itu ketika diwawancarai di kelasnya, Zaidan yang memiliki hoby membaca dan menulis ini menyampaikan sangat bahagia karena mendapat juara 3 tingkat nasional. Lebih lanjut ketika ditanya tentang cita-citanya ia menuturkan “Saya ingin menjadi hafidz (penghafal al-quran) dan penulis.” (DwiCy)

GALAKSIS MIN 1 Kota Malang Sukses Memukau Ribuan Audiens

Kota Malang (MIN 1) Bertepatan dengan momen peringatan Hari Sumpah Pemuda (28/10), MIN 1 Kota Malang menghelat acara kesenian dengan bingkai nama Gala Kreativitas Siswa (Galaksis). Acara yang dilaksankaan di gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang ini dihadiri sekitar 5000 audiens.

Mengangkat tema besar “Keberagaman Budaya Perekat Persatuan Bangsa” tiap jenjang kelas menampilkan beragam kesenian diantaranya pertunjukan seni tari, seni drama, dan seni suara dalam bingkai tema kecil. Jenjang kelas 1 mengusung tema “Aku dan Kamu Istimewa, jenjang kelas 2 “Satu Asa tuk Gapai Cita”, jenjang kelas 3 “Harmoni Indonesia”, jenjang kelas 4 “Gema Nusantara”, dan jenjang kelas 5 “Parade Adat Nusantara”.

Kepala Sekolah MIN 1 Kota Malang, Drs. Suyanto, M.Pd menyampaikan, pelaksanaan Galaksis yang bertepatan dengan momen peringatan Hari Sumpah Pemuda itu diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri anak-anak. Selain itu juga diharapkan mampu memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan bangsa Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Galaksis, M. Dwi Cahyono, M.Pd.I menyampaikan, Galaksis menjadi salah satu wadah bagi siswa dan siswi yang banyak memiliki talenta dalam bidang seni. Karena selama ini, MIN 1 Kota Malang dengan jumlah siswa 1663 memiliki keterbatasan event sebagai media untuk mengekspresikan talenta-talenta tersebut.

"Sebelumnya ada kegiatan namanya puncak tema, tapi itu digelar per kelas dan dilakukan di sekolah. Maka ini dibuat lebih besar dan beragam dengan harapan menjadi tempat mengekspresikan bakat siswa," urainya saat diwawancarai pada (02/10/2018).

Dengan dilaksanakannya Galaksis ini dia berharap anak-anak memiliki rasa bangga terhadap beragamnya budaya Indonesia serta tumbuh rasa toleransi untuk menjaga persatuan bangsa. Karena melalui rasa toleransi terhadap keberagaman itulah terbentuk negara Indonesia yang kuat nan kokoh dengan segala perbedaan yang dimilikinya. (DwiCy)

Siswa MIN 1 Raih 2 Medali dalam KSM Tingkat Nasional di Bengkulu

Kota Malang (MIN 1) – Prestasi demi prestasi terus diraih oleh siswa-sismi MIN 1 Kota Malang. Untuk kali ini dua siswa yang menorehkan prestasi tingkat nasional dalam ajang Kompetensi Sains Madrasah pekan lalu (23-29 September) di Bengkulu.

Mereka adalah Ananda Ahmad Ayman Al Ghifari (Fari) dan Azkyah Annisa Ramadhani (Azkyah) siswa kelas 6 A. Ananda Fari berhasil meraih medali perak dalam bidang sains, sementara Ananda Azkyah meraih medali perunggu pada bidang yang sama.

Prestasi yang diraih ini tentu bukanlah ‘abra kadabra’. “Pembinaan kepada Fari dan Azkyah dilakukan secara intensif sejak Seleksi Kompetensi Sains Madrasah tingkat kota hingga tingkat nasional ini. Sementara pembinaan secara umum kepada siswa telah dilakukan sejak mereka duduk di kelas empat.” Kata Bu Didin selaku Koordinator Bidang Kesiswaan sekaligus Pembina saat diwawancarai.

Lebih lanjut Bu Didin menyampaikan, “Kompetisi Sains Madrasah ini berbeda dengan olimpiade pada umumnya. Perbedaanya yaitu siswa diharuskan memiliki kompetensi mengintegrasikan sains dengan agama (al-Quran & Hadits).” Ketika ditanya tentang contoh soal beliau menyampaikan, “Satu contoh soal IPA tentang air maka dalam butir soal tersebut dikaitnya dengan ayat al-Quran tentang air. Contoh lain bidang Matematika kompetensi pembagian, butir soalnya diintegrasikan dengan pembagian waris.”(DwiCy)


MIN 1 Kota Malang Adakan Acara Donor Darah

Kota Malang (MIN 1) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-40 MIN 1 Kota Malang, panitia HUT bekerjasama dengan Hijabers Mom Community (HMC) dan PMI Malang meyelenggarakan kegiatan sosial donor darah.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Selasa (4/8) ini diikuti oleh guru, karyawan, dan wali murid. Alhamdulillah kegiatan ini menghasilakan 65 kantong darah dari 95 yang mendaftarkan diri menjadi pendonor. Hal ini dikarenakan setelah mendaftar peserta diperiksa kesehatannya dan ada beberapa sebab yang menjadikan peserta tidak bisa melakukan donor seperti HB yang terlalu rendah, tekanan darah terlalu rendah atau tinggi, sedang mengkonsumsi obat dan lain-lain.

Ibu Uswatun Hasanah sebagai peserta dan sie baksos mengatakan, “Beberapa peserta yang mendaftarkan diri tidak diperkenankan donor darah, seperti saya ini sudah siap berdonor ternyata tidak bisa dikarenakan HB kurang.”

Lain lagi dengan pengalaman Pak Yaqin yang juga sebagai peserta, “Alhamduillah ini kali kedua saya berdonor, yang pertama saat HUT tahun lalu yang awalnya ragu. Tapi kali ini jauh hari sudah mendaftarkan diri.”

Ibu Lia sebagai perwakilan hijabers mengatakan, “Alhamdulillah kami senang diajak kerjasama oleh MIN 1 karena ini bagian dari program kerja Hijabers dan di sini sangat efektif, dulu kami pernah mengadakan donor di cafe, tetapi hasilnya kurang efektif.” (DwiCy)